PT Kontak Perkasa Futures Sudirman

Harga Emas Antam Hari Ini 7 April, Naik Jadi Rp924 Ribu

Harga Emas Antam Hari Ini 7 April, Naik Jadi Rp924 Ribu

24036060-4022-4efc-b77d-f325a80e2a90_169

PT KP Press – Harga jual emas PT Antam (Persero) Tbk berada di posisi Rp924 ribu per gram pada Rabu (7/4). Harga emas tercatat naik Rp4.000 dari Rp920 ribu per gram pada Selasa (6/4).

Begitu pula dengan harga pembelian kembali (buyback) naik Rp4.000 per gram dari Rp808 ribu menjadi Rp812 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp512 ribu, 2 gram Rp1,78 juta, 3 gram Rp2,65 juta, 5 gram Rp4,39 juta, 10 gram Rp8,73 juta, 25 gram Rp21,71 juta, dan 50 gram Rp43,34 juta.

Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp86,61 juta, 250 gram Rp216,26 juta, 500 gram Rp432,32 juta, dan 1 kilogram Rp864,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara, harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX turun 0,15 persen menjadi US$1.740,4 per troy ons. Begitu pula dengan harga emas di perdagangan spot melemah 0,23 persen ke US$1.739,23 per troy ons pada pagi ini.

Baca Juga : Bitcoin ‘Bikin Sakit’, Lebih Baik Pilih Emas

Kendati melemah, namun Analis Asia Valbury Futures Lukman Leong memperkirakan harga emas di pasar internasional berpotensi menguat pada hari ini.

“Ada peluang menguat terbatas pada hari ini, sedikit meredanya risk appetite, tapi ini cenderung menguat secara teknikal saja, karena sudah lama di bottom,” terang Lukman kepada CNNIndonesia.com.

Kendati begitu, harga emas masih mewaspadai sentimen di pasar keuangan. Misalnya, tingkat suku bunga acuan yang berpotensi naik dari sejumlah bank sentral.

Begitu juga dengan inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Kebetulan, IMF telah meningkatkan lagi proyeksi ekonomi dunia dari 5,5 persen menjadi 6 persen pada 2021.