PT Kontak Perkasa Futures Sudirman

IHSG Dibayangi Aksi Ambil Untung Jelang Libur Imlek

IHSG Dibayangi Aksi Ambil Untung Jelang Libur Imlek

b4ad6745-e30f-4301-a57e-1963f740b6fd_169

PT KP Press – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah pada perdagangan Rabu (10/2). Tekanan terhadap indeks saham didorong oleh aksi profit taking pasar demi mengamankan keuntungan menjelang libur panjang Imlek pada akhir pekan mendatang.

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan mengatakan pergerakan IHSG juga masih minim sentimen penopang dari data perekonomian.

“Namun kekhawatiran akan covid-19 sedikit berkurang dikarenakan data penambahan kasus baru yang mulai melandai,” tuturnya dalam riset resmi yang dikutip Rabu (10/2).

Kasus aktif covid-19 di Indonesia memang kembali melandai lantaran penurunan kasus baru. Data Kementerian Kesehatan, Selasa (9/2) menunjukan terdapat penambahan 8.700 kasus baru.

Jumlah tersebut lebih rendah Minggu (7/2) yang sebanyak 10.827 tapi lebih tinggi dari Senin (8/2) yang sebanyak 8.242 kasus.

Pada perdagangan hari ini, ia meramal indeks saham bergerak di rentang support 6.130-6.079 dan resistance 6.337-6.259.

Senada, Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan potensi tekanan terhadap IHSG terlihat belum akan berakhir. Namun, menurutnya, indeks saham terlihat sedang berada dalam rentang konsolidasi wajar.

Baca Juga : Bitcoin ‘Bikin Sakit’, Lebih Baik Pilih Emas

“Sentimen dari fluktuasi nilai tukar Rupiah serta harga komoditas akan turut mewarnai pergerakan IHSG, hari ini IHSG berpotensi terkonsolidasi,” tuturnya

Ia memprediksi IHSG bergerak di rentang support 5.971 dan resistance 6.299.

Sementara saham yang dapat dikoleksi jelang libur panjang imlek pekan ini adalah BBCA, AALI, GGRM, BBRI, ASRI, ERAA, dan ROTI.

Di sisi lain, saham-saham utama Wall Street ditutup menguat. Indeks Dow Jones naik 0,01 persen ke level 31.390, Nasdaq Composite menguat 0,28 persen menjadi 14.026, dan NYSE Composite menguat 0,06 persen ke 15.235. Sementara S&P 500 melemah 0,05 persen ke level 3.913.