PT Kontak Perkasa Futures Sudirman

Harga Emas Antam Hari Ini 27 Januari, Loyo ke Rp956 Ribu

Harga Emas Antam Hari Ini 27 Januari, Loyo ke Rp956 Ribu

harga-emas-antam-turun-2_169

PT KP Press – Harga emas PT Aneka Tambang (Persero) alias Antam berada di posisi Rp956 ribu per gram pada Rabu (27/1). Posisi ini melemah Rp2.000 dari Rp958 ribu per gram pada Selasa (26/1).

Begitu juga dengan harga pembelian kembali (buyback) turun Rp2.000 per gram dari Rp839 ribu menjadi Rp837 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp528 ribu, 2 gram Rp1,85 juta, 3 gram Rp2,75 juta, 5 gram Rp4,55 juta, 10 gram Rp9,05 juta, 25 gram Rp22,51 juta, dan 50 gram Rp44,94 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp89,81 juta, 250 gram Rp224,26 juta, 500 gram Rp448,32 juta, dan 1 kilogram Rp896,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara, harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX melemah 0,3 persen ke posisi US$1.849,3 per troy ons. Harga emas di perdagangan spot yang terkoreksi 0,28 persen ke US$1.845,68 per troy ons pada pagi ini.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra melihat harga emas di pasar internasional berpotensi melemah lagi. Proyeksinya, harga emas berada di rentang US$1.830 sampai US$1.880 per troy ons pada hari ini.

Baca Juga : Bitcoin ‘Bikin Sakit’, Lebih Baik Pilih Emas

Ariston mengatakan potensi pelemahan harga emas datang dari kekhawatiran pasar soal potensi waktu peluncuran paket stimulus fiskal AS baru yang masih membutuhkan waktu. Ada pula kekhawatiran nilainya akan lebih kecil dari yang dijanjikan sebesar US$1,9 triliun.

“Sentimen ini membuat harga sulit naik ke atas US$1.860 per troy ons,” kata Ariston kepada CNNIndonesia.com, Rabu (27/1).

Namun di sisi lain, pasar juga menantikan sikap bank sentral AS, The Federal Reserve yang akan diumumkan dinihari nanti. Pernyataan The Fed yang mendukung suku bunga rendah yang lebih lama bisa membantu penguatan harga emas.