PT Kontak Perkasa Futures Sudirman

Beda Desain Sirkuit Formula E yang Diajukan Anies dengan Rencana Awal

Beda Desain Sirkuit Formula E yang Diajukan Anies dengan Rencana Awal

sirkuitPT KP Press – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajukan rencana desain sirkuit Formula E di Jakarta. Sirkuit Formula E yang diwacanakan Anies tetap masuk kawasan Monas.

Anies mengajukan rancangan sirkuit Formula E melalui surat yang dia tandatangani dan ditujukan kepada Menteri Sekretaris Negara. Meski sempat jadi perdebatan, sirkuit adu balap mobil listrik itu pada akhirnya tetap melewati area Monumen Nasional (Monas).

Desainnya cukup berbeda dengan rencana awal yang pernah dipaparkan Jakarta Propertindo (JakPro) yang ditunjuk sebagai pelaksana dan penyedia infrastruktur penjamuan balap mobil listrik Formula E, November 2019 lalu. Perbedaannya terutama ada pada bagian dalam kawasan Monas.

Pada rencana awal yang pernah dipaparkan JakPro, sirkuit jalanan untuk Formula E akan mengitari Monas di dalam kawasan Monas. Rencana awalnya, dari Jalan Medan Merdeka Selatan mengarah ke arah patung Arjuna Wiwaha atau Patung Kuda. Kemudian, masuk ke kawasan Monas dari gerbang silang barat daya Monas, yakni pertemuan Jalan Medan Merdeka Barat dan Jalan Medan Merdeka Selatan. Setelah melewati gerbang silang barat daya, sirkuit akan mengitari Monas melalui sisi barat, sisi utara, sisi timur kawasan Monas dan keluar ke gerbang di belakang Stasiun Gambir. Lintasan kemudian kembali ke Jalan Medan Merdeka Selatan.

Namun, rancangan sirkuit yang diajukan Anies berbeda di dalam kawasan Monas. Awalnya tetap sama, yaitu menggunakan Jalan Medan Merdeka Selatan mengarah ke patung Arjuna Wiwaha atau Patung Kuda. Kemudian, masuk ke kawasan Monas dari gerbang silang barat daya Monas. Setelah masuk kawasan Monas, mobil balap Formula E akan diajak putar balik di sisi barat kawasan Monas. Kemudian menyusuri sisi selatan Kawasan Monas, hingga menuju gerbang di belakang Stasiun Gambir. Setelah itu, lintasan kembali ke Jalan Merdeka Selatan.

Disebutkan, sirkuit jalanan tersebut akan berputar searah jarum jam dan memiliki 11 tikungan. Adapun lintasan itu memiliki panjang 2,6 kilometer. Sementara rencana awal Sirkuit Formula E yang dipaparkan JakPro memiliki 13 tikungan.

Meski belum ada keterangan resmi, garis start/finis sepertinya terletak tepat di tepi Monumen Nasional. Pada sisi tersebut sudah disiapkan Presidentsial Suite, yang umum dipakai untuk menjamu tamu-tamu VVIP.

Terlihat juga lintasan bercabang pada sisi tersebut. Ini biasanya digunakan sebagai pit lane dan pit stop, yang artinya titik start/finis juga ada di sana.

Sebelumnya, rencana menggelar Formula E di sekitar Monas menjadi kontroversi. Sebabnya, Kementerian Sekretaris Negara (Kemensetneg) tidak menyetujui rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggelar Formula E di kawasan Monas. Namun, Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka mengizinkan Formula E boleh kebut-kebutan di Kawasan Medan Merdeka. Hal itu tertuang dalam surat yang diteken Ketua Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka, Pratikno, nomor B-3KPPKMM/02/2020.

Tinggalkan Balasan