PT Kontak Perkasa Futures Sudirman

Kontak Perkasa | Tol Trans Jawa Mau Dibuka Searah sampai Brebes saat Mudik

Tol Trans Jawa Mau Dibuka Searah sampai Brebes saat Mudik

brebessKontak Perkasa – Pemerintah tengah menyiapkan sejumlah strategi memperlancar arus mudik. Salah satu skema yang disiapkan ialah membuka satu jalur (one system) pada Tol Trans Jawa.

Sistem satu arah ini tidak untuk semua ruas. Melainkan, hanya sampai Brebes.

Kepala Sub Bidang Operasional dan Pemeliharaan II, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Joko Santoso mengatakan, kebijakan kebijakan satu jalur akan dideklarasikan Menteri Perhubungan bersama Kepolisian.

“Selanjutnya ini ada kebijakan yang dapat kami sampaikan di sini, untuk teknisnya nanti masih menunggu deklarasi Bapak Menteri Perhubungan bersama Kepolisian,” katanya dalam Diskusi dan Peluncuran Buku ‘Mudik Minim Polemik’, Jakarta, Selasa (7/4/2019)

Dia menerangkan, one way system ini berarti saat mudik jalan tol dibuka keluar dari Jakarta sampai Brebes di kilometer (km) 262.

“Ini akan diberlakukan one way system, jadi mudik di jalan tol seluruhnya akan ke Jawa, dari km 29 sampai km 262. Mungkin nanti teknisnya akan disampaikan Bapak Menhub waktu deklarasi,” ujarnya.

Selain itu, Joko mengatakan, untuk mengatasi kemacetan di jalan tol juga akan dilakukan pemindahan Gerbang Tol Cikarang Utama.

“Terkait kemacetan di gerbang tol kami punya program di sini, Gerbang Tol Cikarang Utama menjadi salah titik kemacetan rencananya akan digeser sebelum Lebaran, Cikarang Utama di geser ke Cikampek utama di km 70. Serta, ke arah Bandung di km 67,” ujarnya.

Tol Trans Jawa akan dibuka satu arah dari km 29 hingga km 262 di Brebes saat mudik. Sistem satu arah bakal diterapkan pada tanggal 31 Mei, 1 Juni, dan 2 Juni 2019.

“Pemerintah akan menerapkan one way systemyang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 31 Mei, 1 Juni, dan 2 Juni,” kata Joko Santoso.

“Untuk teknis pelaksanaan one way system dari Jakarta ke arah Semarang, yaitu dimulai dari Km 29 sampai Km 262 daerah Brebes Barat,” sambungnya.

Dia menjelaskan, sistem satu arah ini efektif untuk memangkas kemacetan. Hal itu berkaca pada pengalaman tahun sebelumnya yang dilakukan pada jalur tol fungsional. Dia bilang nantinya kendaraan yang menuju ke Jakarta diharapkan memakai jalan arteri.

“Kebijakan one way system berkaca pada penerapan jalur fungsional tahun lalu. Tahun lalu hanya dari Jakarta ke Semarang atau sebaliknya. Dengan berkaca pada mudik tahun lalu, pengguna jalan yang akan ke Jakarta diharapkan menggunakan arteri,” sambungnya.

Penggunaan jalur searah tidak hanya saat mudik, namun juga saat balik. Penerapan jalur searah saat balik dijadwalkan pada tanggal 7, 8, dan 9 Juni 2019.

“Arus baliknya one way system tanggal 7, 8 9, dari Km 188 di Gerbang Tol Palimanan sampai Cikarang Utama Km 29,” tutupnya.