PT Kontak Perkasa Futures Sudirman

Kontak Perkasa | Tahun 2019, Kemenkes Janjikan Perbanyak Kawasan Tanpa Asap Rokok

Tahun 2019, Kemenkes Janjikan Perbanyak Kawasan Tanpa Asap Rokok

2019Kontak Perkasa – Upaya pengendalian jumlah konsumsi rokok terus dilakukan. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, Anung Sugihantono, mengakatakan saat ini yang dilakukan adalah berfokus pada penyadaran masyarakat serta membatasi ruang-ruang publik yang dipakai untuk merokok.

“Membatasi ruang-ruang publik yang dipakai untuk merokok, salah satunya dilakukan dengan memperbanyak kawasan tanpa asap rokok yang diinisiasi pada tiap daerah,” ujarnya saat dijumpai di Gedung Kementerian Kesehatan, Kamis (10/1/2019).

Anung, sapaannya, menambahkan langkah selanjutnya adalah mendiskusikan dengan Kementerian Keuangan untuk dapat memberikan insentif atau disinsentif terhadap yang menyediakan informasi rokok di ruang publiknya.

“Artinya, mereka-mereka yang memasang iklan rokok di ruang publik, akan diperhitungkan pendapatan pajak daerahnya dengan insentif dari daerah pusat untuk digantikan atau di potong kalau memang itu dilakukan,” ungkapnya.

Inisiasi ini sudah dilakukan beberapa kali, namun hal-hal semacam ini belum pernah dimunculkan sebagai bahan yang akan dilakukan dalam tatanan uji publik untuk regulasinya,” sambungnya.

Sampai saat ini, yang dilakukan dalam rangka membatasi ruang publik terhadap rokok adalah melalui institusi-institusi yang ada seperti sekolah, institusi pemerintahan dan sejenisnya. Kementerian Kesehatan juga mengirimkan surat untuk membatasi ruang publik dari asap rokok dan sebagian sudah ditindaklanjuti bersama dengan Kementerian terkait lainnya.

“Sementara untuk lainnya seperti peningkatan cukai, meski Kemenkes sangat mendukung, namun kewenangan dan prosesnya tetap ada di Kemenkeu yang kita tidak bisa menetapkan secara langsung,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan