PT Kontak Perkasa Futures Sudirman

Kontak Perkasa | Pro Kontra Pengemudi Soal Perluasan Ganjil Genap di Tomang

Pro Kontra Pengemudi Soal Perluasan Ganjil Genap di Tomang

ganjil genapKontak Perkasa – Pemprov DKI Jakarta dibantu Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan uji coba perluasan sistem ganjil genap dari Tomang sampai Cawang saat Asian Games. Beragam respons diutarakan oleh pengendara mobil di perempatan Tomang.

Mereka ada yang setuju maupun tidak dalam penerapan sistem tersebut. Ada yang menyebut sistem ini efektif mengurai kemacetan, ada pula yang tidak sependapat.

Salah satu pengendara yang tidak sependapat adalah Dayat. Dia merasa sistem ini akan memacetkan pintu tol dan Jalan Tomang Raya.

“Enggak efektif. Sekarang aja macet, apalagi nanti kalau sudah diberlakukan. Percuma aja ganjil-genap,” kata Dayat kepada detikcom di perempatan Tomang, Senin (2/7/2018).

Berbeda dengan Dayat, Sobri merasa setuju dengan sistem ganjil-genap. “Iya, setuju, biar nggak macet aja,” katanya singkat.

Sementara itu, Sinaga menilai akan terjadi kepadatan di sekitar Senayan saat Asian Games. Untuk itu, tepat jika diberlakukan ganjil-genap.

“Kalau kondisi macet, kita juga malu dilihat oleh negara lain,” kata Sinaga.

Pantauan detikcom di lokasi, polisi maupun petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta, melakukan sosialisasi perluasan ganjil-genap. Mereka membagikan brosur kepada pengendara mobil.

Tak hanya itu, dipampang juga spanduk ukuran besar untuk memberitahu pengendara. Mobil pengeras suara pun dikerahkan agar pengendara tahu.

Lalu lintas di perempatan Tomang masih ramai lancar. Belum terlihat kepadatan karena meningkatnya volume kendaraan.

Uji coba perluasan ganjil-genap dilakukan hari ini sampai 31 Juli. Petugas akan fokus pada sosialisasi tanpa penindakan.

“Sanksi tilang baru dilaksanakan pada 1 Agustus 2018,” kata Wakil Kepala Dishub DKI Sigit Wijatmoko melalui pesan singkat, Minggu (1/7/2018).

Ruas jalan uji coba perluasan kawasan pembatasan lalu lintas Ganjil Genap
yaitu :

-Jalan Medan Merdeka Barat
-Jalan MH. Thamrin-
Jalan Jenderal Sudirman
-Jalan Sisingamangaraja
-Jalan Jenderal Gatot Subroto (simpang Kuningan – simpang Slipi)
-Jalan Jenderal S Parman (simpang Slipi – simpang Tomang)
-Jalan MT Haryono (simpang UKI – simpang Pancoran – simpang Kuningan)
-Jalan HR Rasuna Said
-Jalan Jenderal DI Panjaitan (simpang Pemuda – simpang Kalimalang – simpang
UKI)
-Jalan Jenderal Ahmad Yani (simpang Perintis – simpang Pemuda)
-Jalan Benyamin Sueb (simpang Benyamin Sueb – Kupingan Ancol) dan
-Jalan Metro Pondok Indah (simpang Kartini – Bundaran Metro Pondok Indah –
simpang Pondok Indah – simpang Bungur – simpang Gandaria City – simpang
Kebayoran Lama)
-Jalan RA Kartini.