Kontak Perkasa, Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) terpantau semakin melemah hingga akhir sesi I perdagangan hari ini, Rabu (14/9/2016). Di akhir sesi I, IHSG merosot 1,46 persen atau 76,38 poin ke level 5.139,19, setelah dibuka melemah 0,52 persen atau 27,17 poin di posisi 5.188,40.

Sepanjang perdagangan hari ini IHSG telah bergerak pada kisaran 5.128,17 – 5.189,36.

Sebanyak 42 saham menguat, 257 saham melemah, dan 236 saham stagnan dari 535 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Seluruh sembilan indeks sektoral IHSG bergerak negatif dengan tekanan utama dari sektor tambang yang anjlok 2,68 persen, sektor properti yang drop 2,07 persen, dan sektor pertanian yang melemah 1,71 persen.

Dalam risetnya, Samuel Sekuritas Indonesia memprediksi pergerakan IHSG mengalami tekanan pada perdagangan hari ini akibat belum adanya sentimen positif dari domestik.

Riset Samuel Sekuritas memaparkan bursa AS semalam ditutup melemah cukup signifikan, memfaktorkan penurunan sektor energi dan sektor finansial di tengah berkurangnya prospek kenaikan suku bunga pada bulan ini.

Sementara itu, bursa Eropa turut melemah didorong oleh kekecewaan pelaku pasar terhadap The Fed yang kurang mengoptimalkan kebijakan moneter untuk menstimulasi pertumbuhan.

Adapun, harga minyak mentah WTI  kembali melemah ke level US$44,9 per barel setelah International Energy Agency menyatakan surplus minyak akan bertahan lebih lama dari yang diperkirakan setelah permintaan global menurun dan tidak diimbangi dengan kenaikan produksi.

“Mayoritas bursa Asia dibuka cenderung variatif. Hari ini kami memperkirakan IHSG akan mengalami tekanan akibat kurangnya sentimen positif dari domestik di tengah gelombang capital outflow,” papar riset tersebut.

Di sisi lain, pergerakan nilai tukar rupiah terpantau masih melemah 0,54 persen atau 71 poin ke  Rp13.239 per dolar AS pada pukul 12.05 WIB.

Sumber : Bisnis.com

PT KONTAK PERKASA FUTURESKONTAK PERKASA FUTURES