f03fb2acf9f58a50776e724145735c07KONTAK PERKASA FUTURES – Indeks manufaktur China jatuh ke level terendah dalam 11-bulan terakhir di bulan Maret, menunjukkan penambahan stimulus masih diperlukan untuk meningkatkan kinerja pabrik di ekonomi terbesar kedua di dunia.

Pembacaan awal indeks Pembelian Manajer (PMI) dari HSBC Holdings Plc dan Markit Economics berada di level 49,2, dibawah perkiraan rata-rata ekonom dari level 50,5 dalam survei yang dilakukan oleh Bloomberg dan turun dari level 50,7 pada Februari lalu. Angka di bawah 50 menunjukkan ekonomi mengalami kontraksi.

Bacaan pertama dari momentum di bulan Maret dapat menambah kekhawatiran penurunan yang lebih tajam pasca output industri, investasi dan pertumbuhan penjualan ritel meleset dari perkiraan analis pada bulan Januari dan Februari lalu. Perdana Menteri Li Keqiang bulan ini berjanji untuk mengambil tindakan jika diperlukan untuk menopang pertumbuhan.

Laporan itu mengisyaratkan “sedikit penurunan dalam kesehatan sektor manufaktur China,” Annabel Fiddes, ekonom di Markit, menulis dalam sebuah pernyataan. “Penurunan baru total bisnis baru memberikan kontribusi pelemahan ekspansi output, sementara perusahaan terus memangkas jumlah tenaga kerja mereka.”

Bacaan awal pekerjaan dan pesanan baru keduanya memburuk. Laporan, yang dikenal sebagai PMI Flash, didasarkan pada 85 persen hingga 90 persen dari tanggapan terhadap survei dikirim ke lebih dari 420 produsen.

Sumber: Bloomberg