PT Kontak Perkasa Futures Sudirman

Monthly Archives: Maret 2018

Kontak Perkasa | Komputer Kuantum, dari Fiksi Ilmiah Menjelma ke Dunia Nyata

Komputer Kuantum, dari Fiksi Ilmiah Menjelma ke Dunia Nyata

kuantumKontak Perkasa – Khayalan kalangan ilmuwan akan kehadiran sebuah komputer berkekuatan super yang menggunakan prinsip-prinsip fisika kuantum sebetulnya sudah berlangsung cukup lama.

Kalau ditengok ke belakang, sejumlah karya ilmiah yang mengusulkan bahwa prinsip mekanika kuantum berpotensi untuk digunakan dalam sebuah komputer, sudah muncul sejak paruh akhir tahun 1960-an.

Namun baru di tahun 1981, Richard Feynmann, fisikawan legendaris yang juga pemenang hadiah nobel, yang secara eksplisit menyebut istilah ‘Quantum Computer’ dalam salah satu jurnal ilmiah yang dipresentasikan dalam ‘First Conference on the Physics of Computation’ yang diselenggarakan oleh MIT.

Istilah Komputer Kuantum sendiri mulai dikenal di khalayak banyak di dekade 90-an, dan kemudian mulai banyak dijadikan bahan untuk kisah-kisah fiksi ilmiah baik dalam bentuk buku maupun film.

Salah satu khayalan ‘paling maju’ soal Komputer Kuantum ini bisa dilihat dalam film ‘Transendence’ yang dibintangi oleh Johny Depp di tahun 2014 lalu.

Mekanisme Kerja

Komputer yang kita gunakan sekarang bekerja dengan menggunakan sistem biner (0 dan 1) yang direpresentasikan oleh transistor-transistor dan dipaket dalam satu chip.

Jadi setiap instruksi yang kita berikan untuk dikerjakan oleh komputer akan diterjemahkan melalui layer-layer bahasa pemrograman hingga di tingkat bahasa mesin menjadi deretan angka 0 dan 1 yang paling bisa dipahami oleh transistor-transistor itu.

Kecepatan pelaksanaan perintah akan sangat tergantung pada jumlah transistor yang bisa dijejalkan dalam sebuah chip. Saat ini para ilmuwan sudah bisa menciptakan transistor yang dibentuk dari beberapa atom saja, sehingga jumlah yang bisa dipaket dalam satu chip bisa mencapai milyaran.

Tapi disitulah batasan dari komputer tradisional saat ini, karena gate transistor tidak mungkin lagi dibuat lebih kecil dari ‘beberapa atom’ dengan prinsip fisika tradisional yang digunakan.