PT Kontak Perkasa Futures Sudirman

Author Archives: kpf jakarta

Kontak Perkasa | Menyorot Serangan Terhadap IoT Melalui Telnet

Menyorot Serangan Terhadap IoT Melalui Telnet

liotKontak Perkasa – China tetap jadi negara asal serangan cyber terhadap Internet of Things (IoT) yang tertinggi. Sementara, para hacker terus mencari cara termudah untuk menyerang perangkat IoT di seluruh dunia.

Hal itu tertuang dalam laporan terbaru F5 yang merilis Threat Analysis Report bertajuk ‘The Hunt for IOT: The Growth and Evolution of Thingbots Ensures Chaos’ Volume ke-4.

F5 Labs dan mitra mereka yang menyuplai data, Loryka, telah melakukan penelitian mengenai serangan terhadap perangkat IoT selama dua tahun. IoT makin menghubungkan dunia melalui Internet melalui berbagai perangkat.

Gartner mendapati pada 2017 terdapat 8,4 miliar perangkat IoT yang dipakai di seluruh dunia (tak termasuk smartphone, tablet, dan komputer). Pada 2020, diprediksi jumlahnya akan melonjak sekitar 20,4 miliar hingga 30,7 miliar.

Tapi pada saat yang sama, serangan terhadap perangkat IoT juga makin tinggi dengan tujuan melakukan DDoS attack, mine cryptocurrency, pencurian data, pengintaian, dimanfaatkan sebagai proxy server, penyebaran ransomware, mendistribusikan spam, click fraud, dan sebagainya.

Hasil riset F5 Labs mendapati sebanyak 44% lalu lintas serangan berasal dari China, dan dari alamat IP di network China, seperti Chinanet, China Telecom, dan China Unicom, yang merupakan aktor penyerang tertinggi pada laporan F5 Labs sebelumnya. Di belakang China, penyerang lain berasal dari Amerika Serikat dan Rusia.

F5 Labs juga mendapati konsistensi kesamaan network dan alamat IP dari penyerang selama dua tahun riset. Jaringan tersebut biasanya membolehkan penggunanya melakukan apa saja yang mereka mau tanpa ikut campur (bulletproof hosting provider).

Tak jarang, jaringan tersebut memang tak bisa mendeteksi atau merespons serangan dengan baik, seperti jaringan di rumah biasa. Oleh sebab itu, F5 Labs juga merilis alamat-alamat IP penyerang itu.